<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Royal Pohong</title>
	<atom:link href="http://royalpohong.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://royalpohong.com</link>
	<description>Bukan sembarang tela...</description>
	<lastBuildDate>Mon, 03 May 2010 16:14:38 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>Humor Singkong</title>
		<link>http://royalpohong.com/2010/05/humor-singkong/</link>
		<comments>http://royalpohong.com/2010/05/humor-singkong/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 03 May 2010 16:14:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>petertan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ensiklopohong]]></category>
		<category><![CDATA[humor]]></category>
		<category><![CDATA[pohong]]></category>
		<category><![CDATA[singkong]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://royalpohong.com/?p=47</guid>
		<description><![CDATA[Pas jaman jepang pertama mlebu Indonesia, tentara Jepang patroli keliling Suroboyo. Trus tentara jepang mau ndelok akeh wong ngobong kayu ambek mangan-mangan. Wong-wong ditakoni ambek tentara jepang: &#8220;Kalian sedang apa?&#8221; Jare wong suroboyo : &#8220;Kami sedang makan-makan tuan!&#8221; Trus jepange takon maneh: &#8220;Makan apa?&#8221; Wong suroboyo njawab: &#8220;Ketela pohon tuan!&#8221; Jepange nyahuti: &#8220;Ha, ketela pohong [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pas jaman jepang pertama mlebu Indonesia, tentara Jepang patroli keliling Suroboyo. Trus tentara jepang mau ndelok akeh wong ngobong kayu ambek mangan-mangan.</p>
<p>Wong-wong ditakoni ambek tentara jepang:</p>
<p>&#8220;Kalian sedang apa?&#8221;<br />
Jare wong suroboyo : &#8220;Kami sedang makan-makan tuan!&#8221;<br />
Trus jepange takon maneh: &#8220;Makan apa?&#8221;</p>
<p>Wong suroboyo njawab: &#8220;Ketela pohon tuan!&#8221;</p>
<p>Jepange nyahuti: &#8220;Ha, ketela pohong !&#8221;</p>
<p>Marine kedadean iku, wong-wong ngarani ketela pohon iku POHONG.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://royalpohong.com/2010/05/humor-singkong/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Manfaat Singkong</title>
		<link>http://royalpohong.com/2010/05/manfaat-singkong/</link>
		<comments>http://royalpohong.com/2010/05/manfaat-singkong/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 03 May 2010 16:09:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>petertan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ensiklopohong]]></category>
		<category><![CDATA[obat]]></category>
		<category><![CDATA[pohong]]></category>
		<category><![CDATA[singkong]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://royalpohong.com/?p=44</guid>
		<description><![CDATA[Siapa tak kenal singkong? Tanaman ‘rakyat’ ini bisa dikatakan sangat digemari oleh masyarakat Indonesia. Bukan hanya umbinya yang memiliki rasa yang khas, namun daun singkong pun bisa disulap menjadi sayuran yang sangat nikmat. Sebagai penganan, umbi singkong diminati hampir di semua wilayah di Tanah Air. Umbi singkong juga dikenal sebagai makanan pokok di daerah tertentu. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Siapa tak kenal singkong? Tanaman ‘rakyat’ ini bisa dikatakan sangat digemari oleh masyarakat Indonesia. Bukan hanya umbinya yang memiliki rasa yang khas, namun daun singkong pun bisa disulap menjadi sayuran yang sangat nikmat.</p>
<p>Sebagai penganan, umbi singkong diminati hampir di semua wilayah di Tanah Air. Umbi singkong juga dikenal sebagai makanan pokok di daerah tertentu. Di beberapa daerah, singkong (Manihot utilissima) dikenal dengan berbagai nama, seperti ubi kayee (Aceh), kasapen (Sunda), tela pohong (Jawa), tela belada (Madura), lame kayu (Makassar), pangala (Papua), dan lain-lain.</p>
<p>Tanaman singkong sangat mudah tumbuh. Tumbuhan yang berasal dari Amerika Tropis ini banyak ditanam di pekarangan, tanggul, ataupun sawah. Perbanyakan tanaman dapat dilakukan dengan stek dari batang singkong tua.</p>
<p>Menurut pakar tanaman obat, Prof Hembing Wijayakusuma, efek farmakologis dari singkong adalah sebagai antioksidan, antikanker, antitumor, dan menambah napsu makan. Bagian yang umum dipakai pada tanaman ini adalah daun dan umbi.</p>
<p>Umbi singkong memiliki kandungan kalori, protein, lemak, hidrat arang, kalsium, fosfor, zat besi, vitamin B dan C, dan amilum. Daun mengandung vitamin A, B1 dan C, kalsium, kalori, fosfor, protein, lemak, hidrat arang, dan zat besi. Sementara kulit batang, mengandung tannin, enzim peroksidase, glikosida, dan kalsium oksalat.</p>
<p>Selain sebagai makanan, tanaman singkong memiliki berbagai khasiat sebagai obat. Di antaranya obat rematik, sakit kepala, demam, luka, diare, cacingan, disentri, rabun senja, beri-beri, dan bisa meningkatkan stamina.</p>
<p>Mengatasi rematik bisa dilakukan dengan pemakaian dalam dan pemakaian luar.</p>
<p>Pada pemakaian luar, sebanyak lima lembar daun singkong, 15 gram jahe merah, dan kapur sirih secukupnya, dihaluskan dan ditambahkan air secukupnya. Setelah diaduk, ramuan dioleskan pada bagian tubuh yang sakit.<br />
Pada pemakaian dalam, 100 gram batang singkong, satu batang sereh, dan 15 gram jahe direbus dengan 1.000 cc air hingga tersisa 400 cc. Lalu, disaring dan diminum airnya sebanyak 200 cc. Lakukan dua kali sehari.</p>
<p>Mengatasi sakit kepala, daun singkong ditumbuk lalu digunakan untuk kompres.</p>
<p>Sebagai obat demam, 60 gram batang pohon singkong, 30 gram jali yang telah direndam hingga lembut direbus dengan 800 cc air hingga tersisa 400 cc. Ramuan disaring dan diminum airnya sebanyak 200 cc. Lakukan dua kali sehari.</p>
<p>Mengatasi luka bernanah, batang singkong segar ditumbuk lalu ditempelkan pada bagian tubuh yang sakit.</p>
<p>Untuk luka garukan, singkong diparut lalu ditempelkan pada bagian yang sakit dan<br />
diperban.</p>
<p>Obat luka karena terkena benda panas, singkong diparut lalu diperas. Airnya didiamkan beberapa saat hingga patinya mengendap, lalu patinya dioleskan pada bagian yang luka.</p>
<p>Mengatasi diare, tujuh lembar daun singkong direbus dengan 800 cc air hingga tersisa 400 cc. Lalu disaring dan diminum airnya sebanyak 200 cc. Lakukan dua kali sehari.</p>
<p>Obat cacingan, 60 gram kulit batang singkong dan 30 gram daun ketepeng cina direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc. Lalu disaring dan diminum airnya menjelang tidur.</p>
<p>Mengatasi beri-beri, 200 gram daun singkong dimakan sebagai lalap.</p>
<p>Untuk meningkatkan stamina, 100 gram singkong, 25 gram kencur, dan lima butir angco yang telah dibuang bijinya, diblender dengan menambahkan air secukupnya. Lalu tambahkan madu dan diminum.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://royalpohong.com/2010/05/manfaat-singkong/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tentang Singkong</title>
		<link>http://royalpohong.com/2010/04/tentang-singkong/</link>
		<comments>http://royalpohong.com/2010/04/tentang-singkong/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 Apr 2010 16:01:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>petertan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ensiklopohong]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://royalpohong.com/?p=37</guid>
		<description><![CDATA[Singkong, yang juga dikenal sebagai ketela pohon atau ubi kayu, dalam bahasa Inggris bernama cassava, adalah pohon tahunan tropika dan subtropika dari keluarga Euphorbiaceae. Umbinya dikenal luas sebagai makanan pokok penghasil karbohidrat dan daunnya sebagai sayuran. Deskripsi Jenis singkong Manihot esculenta pertama kali dikenal di Amerika Selatan kemudian dikembangkan pada masa pra-sejarah di Brasil dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Singkong</strong>, yang juga dikenal sebagai ketela pohon atau ubi kayu, dalam bahasa Inggris bernama cassava, adalah pohon tahunan tropika dan subtropika dari keluarga Euphorbiaceae. Umbinya dikenal luas sebagai makanan pokok penghasil karbohidrat dan daunnya sebagai sayuran.</p>
<p><strong>Deskripsi</strong><br />
Jenis singkong Manihot esculenta pertama kali dikenal di Amerika Selatan kemudian dikembangkan pada masa pra-sejarah di Brasil dan Paraguay. Bentuk-bentuk modern dari spesies yang telah dibudidayakan dapat ditemukan bertumbuh liar di Brasil selatan. Meskipun spesies Manihot yang liar ada banyak, semua varitas M. esculenta dapat dibudidayakan.</p>
<p>Produksi singkong dunia diperkirakan mencapai 184 juta ton pada tahun 2002. Sebagian besar produksi dihasilkan di Afrika 99,1 juta ton dan 33,2 juta ton di Amerika Latin dan Kepulauan Karibia.</p>
<p>Singkong ditanam secara komersial di wilayah Indonesia (waktu itu Hindia Belanda) pada sekitar tahun 1810, setelah sebelumnya diperkenalkan orang Portugis pada abad ke-16 ke Nusantara dari Brasil.</p>
<p><strong>Proses pembuatan</strong></p>
<p>Umbi akar singkong banyak mengandung glukosa dan dapat dimakan mentah. Rasanya sedikit manis, ada pula yang pahit tergantung pada kandungan racun glukosida yang dapat membentuk asam sianida. Umbi yang rasanya manis menghasilkan paling sedikit 20 mg HCN per kilogram umbi akar yang masih segar, dan 50 kali lebih banyak pada umbi yang rasanya pahit. Pada jenis singkong yang manis, proses pemasakan sangat diperlukan untuk menurunkan kadar racunnya. Dari umbi ini dapat pula dibuat tepung tapioka.</p>
<p><strong>Penggunaan</strong></p>
<p>Dimasak dengan berbagai cara, singkong banyak digunakan pada berbagai macam masakan. Direbus untuk menggantikan kentang, dan pelengkap masakan. Tepung singkong dapat digunakan untuk mengganti tepung gandum, baik untuk pengidap alergi.</p>
<p><strong>Singkong sebagai makanan ternak</strong></p>
<p>Biasa digunakan di negara-negara seperti di Amerika Latin, Karibia, Tiongkok, Nigeria dan Eropa.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://royalpohong.com/2010/04/tentang-singkong/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pondok Daun, Semarang</title>
		<link>http://royalpohong.com/2009/07/pondok-daun-semarang/</link>
		<comments>http://royalpohong.com/2009/07/pondok-daun-semarang/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 12 Jul 2009 15:49:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>petertan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Outlet]]></category>
		<category><![CDATA[makanan]]></category>
		<category><![CDATA[royal pohong]]></category>
		<category><![CDATA[singkong]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://royalpohong.com/2009/07/pondok-daun-semarang/</guid>
		<description><![CDATA[Berada di sebuah Pusat Jajan terbesar di Semarang, tepatnya di Pusat Jajan Tradisional Pondok Daun, Jl Marina Raya &#8211; Puri Anjasmoro, Semarang. Tempat yang nyaman untuk berkumpul bersama keluarga, teman, rekan bisnis. Sejak dibukanya Pusat jajan tsb bulan Desember 2008, hingga sekarang Royal Pohong tetap setia memanjakan lidah para pengunjung dengan menu-menu Spesial. ROYAL POHONG [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://royalpohong.com/wp-content/uploads/2009/07/pondok-daun.jpg" title="pondok-daun.jpg"><img src="http://royalpohong.com/wp-content/uploads/2009/07/pondok-daun.jpg" alt="pondok-daun.jpg" /></a><br />
Berada di sebuah Pusat Jajan terbesar di Semarang, tepatnya di Pusat Jajan Tradisional Pondok Daun, Jl Marina Raya &#8211; Puri Anjasmoro, Semarang. Tempat yang nyaman untuk berkumpul bersama keluarga, teman, rekan bisnis.  Sejak dibukanya Pusat jajan tsb bulan Desember 2008, hingga sekarang Royal Pohong tetap setia memanjakan lidah para pengunjung dengan menu-menu Spesial. ROYAL POHONG memang bukan sembarang tela.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://royalpohong.com/2009/07/pondok-daun-semarang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Gresik</title>
		<link>http://royalpohong.com/2008/04/gresik/</link>
		<comments>http://royalpohong.com/2008/04/gresik/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Apr 2008 03:52:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
				<category><![CDATA[Outlet]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://royalpohong.com/2008/04/pembukaan-outlet-baru-di-kedungmundu-semarang/</guid>
		<description><![CDATA[OUTLET ROYAL POHONG GRESIK DESA &#160;SEKAPUK RT.02 RW.04 N0.28. &#160;KEC. UJUNGPANGKAH KAB. GRESIK 61154 JAWA TIMUR INFO KERJASAMA WILAYAH GRESIK, HUBUNGI: SUPRIYANTO Telp. : 031 61111475, Hp. : 081 331 2425 74]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://royalpohong.com/wp-content/uploads/2008/04/IMG_1548.jpg" mce_href="http://royalpohong.com/wp-content/uploads/2008/04/IMG_1548.jpg"><img src="http://royalpohong.com/wp-content/uploads/2008/04/IMG_1548.jpg" mce_src="http://royalpohong.com/wp-content/uploads/2008/04/IMG_1548.jpg" alt="outlet gresik" title="outlet grsik" width="320" height="240" class="alignnone size-full wp-image-34"></a></p>
<p><b>OUTLET ROYAL POHONG GRESIK</b></p>
<p>DESA &nbsp;SEKAPUK RT.02 RW.04 N0.28. &nbsp;KEC. UJUNGPANGKAH</p>
<p> KAB. GRESIK 61154 </p>
<p>JAWA TIMUR</p>
<p>INFO KERJASAMA WILAYAH GRESIK, HUBUNGI:</p>
<p>SUPRIYANTO</p>
<p>Telp. : 031 61111475, </p>
<p>Hp. : 081 331 2425 74</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://royalpohong.com/2008/04/gresik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
